Total Tayangan

Rabu, 30 Oktober 2013

Sistem Informasi Akuntansi (Softskill)


WAWANCARA UKM

Disini saya akan mewawncarai sebuah tempat penjualan makanan siap saji atau junk fod didaerah bekasi tentang bagaimana mulainya sampai tercipta ide seperti ini. Berikut adalah inti informasi yang saya dapat dalam wawancara.

Mengapa anda tertarik dengan usaha makanan junk food yang anda geluti sekarang ?
Jawab : Ya awalnya saya hanya iseng saja karena kebetulan saya termasuk orang yang suka sekali dengan makanan cepat saji seperti ini, salah satunya junk food ini. Menurut saya tidak ada salahnya saya mencoba untuk membuka usaha seperti ini.

Berapa modal awal yang anda gunakan ?
Jawab : Modal yang saya gunakan saat itu tidak terlalu banyak hanya Rp. 5.000.000 saja karna waktu itu saya masih berjualan ditempat emperan jalan dan belum membayar uang sewa terlalu mahal. Dan pada saat itu saya masih menjual jenis” makanan yang biasa saja bahkan bias dibilang sangat murah.

Untuk apa saja modal awal tersebut ?
Jawab : Modal tersebut saya gunakan untuk membeli gerobak, untuk menaruh makanan kecil yang saya jual. Dan pastinya untuk membeli bahan makanan yang saya akan jual.

Apakah pada saat itu anda sudah memiliki pegawai ?
Jawab : Ya pada saat itu saya hanya memiliki 2 orang pegawai untuk membantu saya mempersiapkan makanan tersebut.
Berapa waktu yang anda butuhkan agar usaha anda biasa berkembang seperti ini ?
Jawab : Tidak memerlukan waktu yang lama hanya 1 tahun saja saya sudah bias membuka cabang lain. Ya mungkin karna usah yang saya geluti ini berhubungan dengan anak remaja yang sangat suka dengan jajanan seperti ini.

Sistem pemasaran apa saja yang anda gunakan ?
Jawab : Melalui iklan-iklan ke sekolahan dan melalui setiap orang yang datang ketempat makan saya ini. Mungkin juga dari mulut ke mulut konsumen saya yang pernah membeli, ya karna mereka merasa enak dan murah jadinya balik lagi ketempat saya mereka rekomendasikan ke temen-temen mereka.

Apa kendala anda pada saat melakukan usaha tersebut ?
Jawab : Kendala pertama saya adalah tempat yang belum memadai karna dipinggir jalan dan pusatnya keramaian terkadang saya harus turun tangan langsung untuk mengatur tempat kendaraan pembeli saya . Dan kendala yang kedua adalah bahan makanan saya yang harganya tidak stabil sementara saya baru saja memulai usaha tersebut.

Berapa banyak karyawan anda saat ini ?
Jawab : Karyawan saat ini sudah mencapai 10 orang.

Bisa anda sebutkan tugas apa saja yang dilakukan oleh karyawan anda ?
Jawab : 4 orang karyawan saya bertugas untuk membakar dan mengoreng pesanan, yg 2 lagi untuk membuat minuman serta sisanya mengantarkan pesanan. Dan saya sendiri mengurus pembayaran disini serta saya sendiri melayani skaligus jika ada komplain tentang kesalahan pesanan.

Lalu siapa yang bertugas membeli bahan makanan atau minuman jika bahan makanan seperti sosis dan minumannya habis ?
Jawab : Jika sosis dan minumannya abis , saya sendiri yang akan membeli bahan makanan tersebut agar saya tau perkembangan harga yang terjadi pada bahan makanan yang saya jual. Dan untuk meminimalkan terjadinya penyelewengan dana namun terkadang saya menyuruh karyawan saya untuk belanja.

Ada berapa cabang yang anda punya saat ini ?
Jawab : Saat ini saya memiliki 2 cabang dikota bekasi , yang terbesar adalah ditempat pertama kali saat membuka usaha ini . Hanya saja skarang saya tidak lagi diemperan jalan. Sekarang saya sudah pindah keruko yang lumayan besar untuk memuaskan pelanggan saya.

Lalu bagaimana dengan menu yang anda sajikan saat ini ?
Jawab : menu yang saya sajikan saat ini lumayan banyak. Dan demi menikuti permintaan pembeli agar tidak selalu monoton saya menciptakan menu-menu baru dan bekerja sama dengan rekan saya yang membuka makanan ringan lainny

Apakah pemasukan dan pengeluaran yang terjadi pada usaha anda catat ?
Jawab : Kalo soal catat mencatat pemasukan dan pengeluaran yang terjadi pasti selalu saya catat, karena kalo tidak saya catat maka saya tidak tahu berapa pendapatan, pengeluaran dan untuk yang saya dapat.

Lalu berapakah omset atau pendapatan anda dalam sebulan ?
Jawab : Kalo soal pendapatan sie tergantung yah. Apalagi dulu sebelum saya punya cabang lain pendapatan saya hanya sekitar Rp. 2.000.000 – Rp. 4.000.000.Tergantung banyaknya pembeli.

Lalu berapa keuntungan yang anda dapat ?
Jawab : Keuntungan yang saya dapat yaitu sekitar Rp. 800.000 – Rp. 1.500.000 setelah dipotong gaji karyawan , pembelian bahan baku makanan saya.

Dengan sistem apa anda mengaji karyawan anda ?
Jawab : Saya mengaji karyawan saya dengan cara memberikan gaji tiap 1 bulan sekali.

Apakah gaji tersebut tetap atau tergantung banyaknya pembeli yang didapat ?
Jawab : Saya memberi gajinya secara tetap , jika sedang banyak pembeli maka saya akan memberi sedikit bonus untuk mereka.

KESIMPULAN
Pada hasil wawancara yang saya lakukan diatas , saya dapat menyimpulkan bahwa apa yang dilakukan oleh wirausaha makanan tersebut sudah terorganisasi dengan baik dan membagi tugas karyawan sesuai dengan tugasnya masing-masing serta si pemilik tidak ragu untuk langsung terjun kelapangan jika terdapat komplain dari pembeli. Perkembangan usaha ini termasuk cukup cepat, karena si pemilik pintar dengan melakukan sistem pemasaran ke sekolah-sekolah sekitar melalui lembaran serta melakukan trobosan-trobosan terbaru sesuai minat pembeli terutama pembelinya di kalangan remaja. Namun usaha ini masih menggunakan system seperti mencatat semua pemasukan dan pengeluaran, menurut saya sudah seharusnya menggunakan sistem komputerisasi agar lebih akurat lagi dan lebih efisien.

Kamis, 17 Oktober 2013

Rangkuman Sistem Informasi Akuntansi Bab 1-4

berikut hasil rangkuman saya pada buku Sistem Informasi Akuntansi karangan Dasaratha V. Rama & Frederick L. Jones

file dalam bentuk pdf agar mudah dibaca, ukuran file hanya 500 KB
tersedia pula dalam bentuk doc.

file pdf bisa di download disini

untuk versi docx bisa di download disini


Minggu, 09 Juni 2013

Tugas 1 bulan ke 3 kewarganegaraan (FENOMENA)



Pemukulan Terhadap Pramugari Sriwijaya Air

            Kasus penganiayan terhadap pramugari Sriwijaya Air (Nur Febriani) oleh pejabat Bangka Belitung Zakaria cukup menghebohkan dikarenakan Nur Febriani menegur bapak Zakaria menggunakan hp pada saat di pesawat.
            Awalnya, Febriani bersama teman-temannya yang satu set crew penerbangan SJ 078, akan terbang dari Bandara Soekarno-Hatta ke Pangkalpinang. "Awalnya proses boarding dan sebagainya tidak ada masalah, dan penumpang tersebut (Zakaria) duduk di kursi 12 E. Di emergency exit, kami sebagai pramugari melakukan briefing bagaimana cara membuka jendela darurat saat emergency," kata Febriani.
Kemudian, teman Febriani sesama pramugari, sempat menegur Zakaria untuk mematikan telepon genggamnya, karena mau briefing. Saat itu, sampai dua kali teman Febriyani menegur Kepala BKPMD Babel. "Tapi, penumpang tersebut berkata agak keras sama teman saya. Setelah menyelesaikan proses briefing, teman saya sempat report (melapor) kepada saya, bahwa dia meminta penumpang mematikan handphone. Tapi, mungkin beliau (Zakaria) agak keberatan, karena mungkin punya kepentingan dengan handphone tersebut," ungkapnya. Sampai akhirnya, pintu sudah ditutup dan rekannya pun memberikan peringatan kepada seluruh penumpang, untuk mematikan telepon genggam. Jadi, sudah ada dua kali pemberitahuan mematikan telepon genggam. Kemudian, Febriani melakukan cabin check atau security check, untuk memastikan semua penumpang sudah memakai sabuk pengaman, dan salah satu kru  mengingatkan penumpang mematikan telepon genggam untuk keamanan penerbangan.
"Saat itu juga masih ada yang menyalakan handphone, saya tegur, dan alhamdulillah tidak ada respons negatif. Mereka mematikannya baik-baik, sampai akhirnya saya ketemu penumpang itu (Zakaria)," tuturnya. Febriani tidak tahu bahwa Zakaria sudah mendapatkan teguran dari temannya. Saat ditegur, Zakaria bukannya mematikan handphone, malah marah-marah. Sang pramugari berperawakan tinggi, tak paham apa kata-kata yang membuat Zakaria tersinggung. Padahal, ia sudah meminta Zakaria mematikan handphone baik-baik.
"Saya cukup sopan menegur dengan kata-kata maaf dan tolong untuk mematikan telepon genggamnya," ucap wanita berambut panjang. Bukan disambut baik, Zakaria malah menyorongkan handphone ke arah wajah Febriani, yang kaget bukan kepalang. Kemudian, Febriani berkata kepada Zakaria, "Pak, dimatikan saja handphonenya." Karena saat itu Febriani melihat Zakaria memegang sarung handphone, ia pun meminta Zakaria memasukan handphonenya ke sarung handphone yang dipegangnya. Tapi, Zakaria malah membalas kata-kata Febriani
"Handphone ini sudah dimatikan!" Ucap Febriani menirukan kata-kata Zakaria saat itu. Febriani pun kaget melihat wajah Zakaria yang penuh emosi saat berkata kepadanya. Febriani lantas berkata, "Maaf, bapak kenapa kasar? Saya hanya mengingatkan bapak untuk mematikan telepon gengam bapak." Febriani berpikir, saat itu apa yang dilakukannya adalah hak, tanggung jawab, dan kewajibannya sebagai pramugari. Saat hendak melakukan pengecekan kembali karena pesawat akan mendarat, Febriani sempat berbicara kepada temannya, bahwa Zakaria masih marah. "Tapi, saya cuma senyum sama dia. Saya sama sekali tidak menyangka akan ada kelanjutan apa-apa lagi. Saya kira selesai sampai di situ," ucapnya.
Setibanya di Pangkalpinang, Febriani bersama temannya yang juga menegur Zakaria, berdiri di belakang untuk membantu penumpang yang akan turun. Zakaria saat itu turun paling belakangan. Kemudian, Zakaria mendatangi Febriani dan marah-marah. "Jangan kasar kamu, lain kali lebih sopan dan sebagainya," ungkap Fabriani mencoba mengingat ucapan Zakaria.
Febriani dan temannya hanya bisa kaget melihat kejadian itu. Tiba-tiba, Zakaria memukul pipi Febriani dengan gulungan koran. Febriani lantas berusaha lari dan menjauhi Zakaria, serta bermaksud menghubungi Kapten Erwin B, sang pilot. "Karena, apapun yang terjadi di belakang, kapten dan seluruh kru harus tahu. Jadi, saya berusaha meraih telepon terdekat. Tapi, bapak itu kayak menahan dan mendorong saya. Setelah mendorong, dia pukul saya lebih kencang lagi, di arah telinga, pakai koran yang digulung tadi," ungkapnya mengenang kejadian tersebut.
Saat dimintai keterangan, Zakaria marah-marah dan sempat dilerai oleh kapten dan awak pesawat yang lain. "Saya penumpang, saya raja, biar kapok dia. Saya beli tiket pakai uang. Biar kapok, biar kapok, biar kapok!" ucap Febriani menirukan kata-kata Zakaria.
Sungguh keterlaluan tingkah laku para pejabat di negeri kita ini. Selalu mementingkan urusan sendiri tanpa memikirkan keselamatan orang banyak. Sudah tau di dalam pesawat sudah ada larangan dilarang mengaktifkan hp selama proses penerbangan karena dapat mengganggu sinyal, namun tingkah pejabat kita yang satu ini sungguh terlalu, sudah di ingatkan namun tidak terima.
Dimana moral para pejabat kita sekarang. Saya mendukung pramugari karena tindakan dia sudah benar. Wajar karena dia bertanggung jawab terhadap penumpang lain. Seharusnya hukum di Indonesia itu harus lebih di kuatkan tanpa memandang bulu, jabatan maupun yang lainnya. Yang salah di tindak tegas sehingga pelaku kapok serta supaya tidak ada lagi yang berani melanggar peraturan yang sudah di tetapkan.

SUMBER :

Tugas 2 bulan ke 3 kewarganegaraan (HOBBY)



Kucing Persia
Kucing persia adalah salah satu jenis kucing yang berasal dari Turki yaitu daerah persian, maka dari itu orang sering menyebut nya persia. Kucing persia sangat lucu, ciri-ciri nya adalah Kucing persia memiliki bulu yang panjang, kepala besar dan bundar dengan wajah relative lebih lebar,berhidung pesek serta berbadan gemuk pendek. Banyak juga jenis kucing persia namun sebenarnya kucing persia tidak ada jenis nya lagi, hanya yang membedakan dari segi postur tubuhnya yaitu persia medium, persia himalayan, persia flatnose dan persian peaknose.
Saya sangat suka dengan kucing, saya di rumah juga memelihara kucing. Dahulu saya browsing mencari kucing yang lucu, setelah melihat-lihat saya langsung tertarik dengan kucing persia, dikarenakan dia memiliki bulu yang panjang, berbadan gemuk pendek (alias bantet). Setelah itu saya langsung menjatuhkan pilihan untuk memelihara kucing persia. Saya menamakan kucing saya dengan nama “MELKY”.
Memang tidak mudah untuk memelihara dan merawat kucing persia dibandingkan dengan kucing biasa (alias kucing kampung). Memelihara kucing ini cukup membutuhkan dana yang lebih untuk merawat, memandikan, memberikan makanan, memberikan vaksin, memberikan vitamin dan sebagainya secara rutin dan bertahap untuk menjaga nya agar tetap sehat, lincah serta gesit.
Untuk mendapatkan hasil atau supaya tidak merusak bulunya, saya biasanya memandikan melky ke salon kucing (pet shop) setiap sebulan sekali, karena disitu terdapat tenaga profesional yang membersihkan hingga ke seluruh bagian, dan ikut memberikan saran makanan yang cocok buat kucing saya. Tenaga profesional tentu sudah tau makanan yang mengandung semua nutrisi yang diperlukan kucing agar selalu kondisi prima dan mendapatkan bulu yang tumbuh indah serta mengkilap.
Kucing persia adalah tipe kucing pemilih, jadi kita harus rajin mengurusnya baik dari segi makanan nya maupun tempat untuk membuang kotorannya. Tempat pembuangan kotoran harus selalu dibersihkan setiap hari karena mereka lebih menyukai tempat yang bersih dan nyaman.
Salah satu masalah paling gawat adalah pada salauran air mata mereka, ternyata kucing ini cenderung mengeluarkan banyak air mata dan kotoran mata (belekan), jadi kita harus rajin membersihkannya dengan menggunakan tissu basah, kalo tidak rajin maka mata nya akan jadi seperti benyek. Dan kucing persia adalah kucing yang sangat manja, jadi saya pasti memiliki waktu bermain untuk kucing saya. Setiap saya pulang kerumah pasti disambut dengan melky, melky selalu mengikuti dan kepalanya selalu menyentuh-nyetuh ke kaki saya, ketika saya liatin si melky, malah dia guling-gulingan minta di elus . :=D
Berikut ini adalah foto-foto “melky” kucing anggora saya :